Jakarta, Radarflores.com- Ketua Dewan Pembina Pelayanan Advokasi untuk Keadilan dan Perdamaian (Padma) Indonesia Martinus Gabriel Goa siap maju pada perhelatan Pilgub NTT November 2024 mendatang.

Misi utama dari pria kelahiran Flores, 25 Maret 1967 itu adalah ingin memberantas beragam masalah perdagangan orang atau human trafficking dan korupsi di NTT.

"Karena dua perseoalan tersebut merupakan isu serius dan mendesak untuk konteks NTT hari ini dan harus diselesaikan,” ujar Gabriel dalam keterangan tertulis yang diterima Radarflores.com, Minggu (17/3/2024).

Ia mengaku misi tersebut masih tunggak di tangan mantan Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat.

Menurut Anggota tim lobi dan advokasi zero human trafficking network itu, harus ada dari barisan pegiat antihuman trafficking dan pegiat antikorupsi yang berani maju calon kepala daerah di NTT. Hal ini penting guna memperjuangkan penyelesaian persoalan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan korupsi di NTT.

Dikatakan, persoalan human trafficking dan korupsi di NTT tidak akan selesai jika hanya berteriak dari luar sistem.

"Tidak cukup itu. Kita harus berjuang dari dalam untuk memperkuat sistem pencegahan dan pemberantasan mafia perdagangan orang dan korupsi,” pungkas Gabriel.

Klaim Dapat Ada Dukungan Parpol

Gabriel sudah memastikan ada dukungan partai politik untuk mengusungnya di Pilgub NTT. Bahkan ia mengklaim sudah mendapat dukungan dari sejumlah petinggi partai politik di pusat.

Tidak hanya itu, Gabriel mengaku sudah berulang kali didekati dan dimintai kesediaannya oleh sejumlah petinggi partai politik, guna mengimbangi kandidat yang sudah menyatakan diri maju sebagai Calon Gubernur NTT tahun 2024.

“Tentu dukungan itu ada makanya kita berani nyatakan diri maju. Ada dukungan kuat petinggi partai di Pusat, partai pendukung dan pemenang Pilpres 2024,” ujarnya.

Dalam waktu dekat ini, kata Gabriel, dirinya akan melangsungkan pertemuan internal dengan sejumlah pengurus partai politik pendukung dan tim kerja yang sudah terbentuk dan siap bekerja untuk sosialisasi dirinya ke akar rumput dan khalayak luas di NTT.

“Ketika nyatakan diri maju, tentu saya sudah siap lahir dan batin, immaterial maupun materil. Saya bertemu dulu secara internal dengan dengan sejumlah pengurus partai politik dan tim kerja saya yang sudah terbentuk. Akan diumumkan pada waktunya nanti,” bebernya. [*]