Ruteng, Radarflores.com - UPTD SMPN 1 Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, resmi meluncurkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Rabu, 19 November 2025. Acara tersebut dihadiri jajaran pemerintah daerah, para guru, serta seluruh siswa yang berjumlah 1.067 orang.

Kepala SMPN 1 Langke Rembong, Adri Lirik dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas dimulainya program berskala nasional itu.

Ia mengatakan, pihak sekolah maupun para siswa telah lama menantikan pelaksanaan MBG.

"Kami bersyukur karena hari ini program ini akhirnya dimulai. Anak-anak kami sangat berharap dan menanti kehadiran program makan bergizi ini. Semoga dengan adanya program ini, mereka semakin bersemangat, termotivasi, dan terus giat belajar serta menjaga kesehatan," ucapnya.

Adri juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah atas perhatian besar terhadap pemenuhan gizi peserta didik. Ia berharap program tersebut dapat membentuk pola hidup sehat di kalangan siswa.

Pada kesempatan yang sama, Korwil SPPG Manggarai, Yetri Indriyati menjelaskan, lokasi pelaksanaan SPPG kali ini berada di Pau 2, berlokasi di Dongang, Kelurahan Pau, Kecamatan Langke Rembong.

Ia menyampaikan fasilitas SPPG di Manggarai kini memasuki unit ke-14, menjadikannya yang terbanyak kedua di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

"Di Kecamatan Langke Rembong saat ini sudah terdapat delapan SPPG, sementara di Kabupaten Manggarai terdapat total 34.679 penerima manfaat. Dari 12 kecamatan, baru tiga kecamatan yang memiliki SPPG, yakni Langke Rembong, Ruteng, dan Reok. Semoga tahun depan seluruh kecamatan dapat terlayani,” jelasnya.

Pelaksana Harian Sekda Kabupaten Manggarai, Lambertus Paput menegaskan, program MBG diharapkan mampu meningkatkan kualitas gizi serta konsentrasi belajar peserta didik.

Ia juga menekankan pentingnya kebiasaan hidup bersih sebelum makan.

"Dengan program ini, anak-anak diharapkan mendapatkan asupan gizi yang baik sehingga mampu menyerap pelajaran dengan optimal. Karena itu, sebelum makan jangan lupa cuci tangan," tegasnya.

Lambertus menuturkan proses verifikasi dan penyediaan vendor memakan waktu cukup panjang, sehingga peresmian program baru dapat dilakukan hari ini. Meski demikian, ia memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berkontribusi.

"Prosesnya panjang dan melelahkan, tetapi hari ini akhirnya kita bisa launching. Terima kasih kepada semua pihak yang sudah bekerja keras," katanya.

Lambertus berharap kehadiran program MBG benar-benar memberi manfaat bagi para siswa.

"Selamat menikmati makanan bergizi ini. Semoga membawa kebaikan bagi anak-anak kita," tutupnya.

Penulis: Isno Baco