Ruteng, Radarflores.com - Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 Langke Rembong mengelar Pancawindu pada November tahun 2023 ini.

Berbagai kegiatan pun digelar dengan melibatkan berbagai civitas akademika SMAN 2 Langke Rembong termasuk para alumni dari berbagai angkatan.

Sekolah menggelar kegiatan bertajuk 'temu alumni' pada Rabu (08/11/2023). Kegiatan ini kental dengan nuansa budaya Manggarai yang ditandai dengan ritual 'tuak curu' dan 'tuak kapu', sebuah ritual yang kerap dilakukan oleh orang Manggarai pada umumnya dalam penyambutan tamu-tamu khusus.

Setelah ritual penyambutan alumni yang berlangsung di kompleks pertigaan menuju SMAN 2 itu selesai, rombongan alumni diarak menuju sekolah dengan iring-iringan drumband yang dipersembahkan oleh para peserta didik di SMAN 2 Langke Rembong.

Saat sampai sekolah, para alumni dijamu dengan berbagai pementasan yang dilakoni para siswa seperti pementasan drama, teater, fashion show, dan testimoni beberapa perwakilan alumni dari beberapa angkatan yang hadir mengikuti kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, kepala SMAN 2 Langke Rembong Tarsisius Jayagoni menyampaikan ucapan terima kasih kepada jajaran alumni yang telah ikut terlibat mensukseskan penyelenggaraan kegiatan Pancawindu sekolah tersebut.

Tidak hanya itu, ia juga menjabarkan sejumlah pencapaian yang telah berhasil diraih oleh para peserta didik SMAN 2 Langke Rembong di bawah dampingan dan bimbingan para guru di lembaga tersebut. Salah satu di antara banyaknya pencapaian tersebut adalah dalam bidang ekstrakurikuler.

"Selama ini, kami terus berupaya menciptakan banyak kegiatan ekstrakurikuler. Setiap potensi yang dimiliki peserta didik harus dihargai dan dikembangkan. Karena itu, lembaga ini menjadi ikon seni untuk sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Manggarai," ujar Jayagoni.

"Beberapa tahun berturut-turut menjadi duta kabupaten dan seterusnya menjadi duta provinsi ke tingkat nasional. Dalam bidang seni. Tahun 2022 mereka tembus menjuarai film pendek tingkat nasional," tambah Jayagoni.

Ia juga menyampaikan bahwa civitas akademika SMAN 2 Langke Rembong akan terus melakukan berbagai inovasi demi mewadahi semua potensi dan kemampuan para peserta supaya bisa terus bersinar di semua level yang ada.

Terhadap orientasi itu, ia mengharapkan kekompakan dan kerjasama semua pihak khususnya para orang tua murid dan para guru di SMAN 2 Langke Rembong serta para alumni yang kini sudah tersebar di dunia kerja.

"Civitas akademika SMAN 2 terus membangun kesadaran peserta didik untuk memiliki sekolah ini. Harus menjadikan sekolah ini sebagai rumah kedua bagi peserta didik. Itulah sebabnya kami terus menata sekolah ini menjadi indah dan nyaman," ujarnya.

Sejalan dengan Jayagoni, Ketua Panitia Temu Alumni Adrianus Robinhut menyampaikan ucapan terima kasih khusus kepada para alumni yang ikut hadir dan memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan kegiatan di almamater tersebut.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas itu pun berharap agar dukungan dan peran alumni tidak hanya berhenti sampai saat ini saja tetapi terus berlanjut demi kejayaan SMAN 2 Langke Rembong dan kejayaan generasi muda Manggarai kedepannya.

"Bagi institusi ini rekan-rekan alumni adalah duta,  reputasi, inspirasi dan kebanggaan. Keterhubungan sekolah dengan dunia luar juga bisa melalui rekan-rekan sekalian, baik di dunia kerja, usaha dan pemerintahan; agar almamater bisa mempersiapkan dan menghasilkan alumni yg mumpuni. Sebab keberhasilan alumni adalah cerminan keberhasilan almamater. Karena itu rekan-rekan sekalian keterlibatan alumni bagi almamater amatlah penting," ucapnya.

Ia juga menyampaikan bahwa sampai sejauh ini pihak sekolah telah berupaya membentuk grup WhatsApp yang tujuan jangka pendeknya menyongsong akreditasi sekolah dan kini semakin sempurna oleh keterlibatan alumni dalam acara panca windu ini.

"Melalui alumni network, asosiasi atau ikatan alumni yang  kakak-kakak buat nanti, adik-adik di sini mendapat keterhubungan di dunia kerja dan pendidikan. Karena itu, kami menyiapkan tool penjaring data alumni, baik online melalui barcode isian google form maupun yang manual melalui isian formulir. Jika rekan alumni sudah mengisi salah satunya, tidak usah lagi isi yang lain," ujar guru pengampu mata pelajaran Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia itu.

"Rekan-rekan alumni sangat besar andilnya untuk keberlangsungan proses dalam jangka panjang diberbagai hal, baik bagi sekolah, maupun bagi adik-adik yang sedang menyusul mengikuti jejak kakak-kakak," tutupnya.

Terpisah, Karolus Mance yang merupakan salah satu alumni sekolah tersebut menyampaikan ucapan apresiasi kepada pihak sekolah yang berjuang susah payah mempertahankan mutu pendidikan di SMAN 2 Langke Rembong hingga usianya yang kini mencapai 40 tahun.

"Ketika melihat almamater SMAN 2 saat ini ternyata semuanya telah berubah, lingkungan sekolah yang sangat asri ditata secara apik, fasilitas pendidikan cukup  lengkap, kegiatan ekstrakulikuler terutama pengembangan bakat siswa di bidang seni dangat luar biasa," ujar Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Kabag Tapem) Kabupaten Manggarai itu.

Tidak hanya itu, ia juga menyampaikan apresiasi kepada semua alumni dari semua angkatan yang telah bersama-sama memberikan dukungan dalam kegiatan Panca Windu tersebut serta kegiatan-kegiatan lain yang telah dilakukan sebelumnya serta kegiatan yang akan dilakukan kedepannya.

"Agar tetap terjalin hubungan para almamater dan lembaga pendidikan SMAN 2, para alumnus akan  membentuk sebuah wadah organisasi alumnus yang permanen, sehingga kolaborasi pemikiran, gagasan dan tindakan untuk menghadirkan sosok SMAN 2 yang unggul, kompetitif dan berintegritas dapat terwujud," tuturnya.

Mantan Camat Cibal Barat itu juga menyampaikan sejumlah kesan yang dialaminya terhadap sang almamater. Seperti kebanggan karena telah diproses di SMAN 2 yang penuh dengan berbagai  pengetahuan, etika, moral dan keterampilan semasa di bangku SMA.

Kesan kedua menurut Karolus yakni terletak pada rasa soliditas, persaudaraan, semangat korsa dan karsa yang sangat kental  di antara angkatan dan sesama alumni SMAN 2 Langke Rembong.

"Pihak sekolah melalui Kepala sekolah, bapak ibu guru  dan peserta didik menyiapkan rangkaian  acara, mulai dari penjemputan sampai acara ramah tama sangat bagus. Kami para alumni merasa sangat tersanjung bagaikan pahlawan yang baru pulang dari medan pertempuran," ujarnya.

"Pesan untuk adik adik disini, kalau kami kakak yang hidup dalam zaman serba kekurangan saja bisa memenangkan berbagai persaingan di dunia kerja, maka kamu harus jauh lebih hebat dari kami. Kuncinya disiplin dalam belajar, mengasah diri dalam berbagai kegiatan ekstra, jangan pernah puas dengan prestasi yang ada. Harus mempunyai motivasi hidup  yang tinggi untuk menjadi yang terbaik dari semua kompetisi hidup," tutup Karolus.

Penulis: Isno Baco