Labuan Bajo, Radarflores.com - Bajo Talk Foundation kembali menegaskan komitmennya untuk selalu memberikan ruang kepada para pemuda di Manggarai Barat untuk terus berkembang.

Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada tanggal 28 Oktober, IFG menggelar Youth Fest 2025 untuk mendorong peran pemuda di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Youth Fest tahun ini tidak hanya diisi dengan talk show, tetapi juga pameran UMKM serta kolaborasi seni antara pemuda dan pelajar dalam bentuk tarian, band, hingga teater yang diselenggarakan oleh Bajo Talk Foundation, bertempat di Waterfront Labuan Bajo, Sabtu 15 November 2025.

Acara ini menjadi bukti nyata bahwa dengan kolaborasi dan keberanian, pemuda lokal siap menjadi tuan rumah di negerinya sendiri.

Kegiatan itu didukung penuh oleh Indonesia Finansial Group (IFG) Holding BUMN Asuransi, Penjaminan dan Investasi, sebagai bentuk Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) yang dilakukan IFG bersama seluruh anak perusahannya yakni Jasa Raharja, Jamskrindo, Askrindo, Jaskindo dan IFG Life.

Seluruh rangkaian kegiatan TJSL dari IFG beserta seluruh anak perusahaannya ini bertujuan untuk memberikan dampak positif jangka panjang bagi masyarakat Labuan Bajo dalam hal pengembangan potensi dan bakat dari generasi muda di Labuan Bajo.

Kegiatan TJSL IFG bersama anak perusahaannya di Labuan Bajo dan daerah sekitar sudah berlangsung selama 3 tahun dengan komitmen aksi yang menekankan pada sektor Pendidikan, Sosial, Kebudayaan dan Lingkungan.

Ketua Panitia yang juga Founder Bajo Talk Foundation, Ge Karno mengucapkan terima kasih kepada IFG yang sejak Yout Fest pertama pada tahun 2023 hingga saat ini selalu mensupport anak-anak muda.

"Tema Yout Fest tahun ini yaitu pemuda berdampak ini rangkaian dari awal dengan tema Pemuda Berintegritas kemudian pada tahun 2024 kita ambil tema Pemuda Berkarya dan tahun ini Pemuda Berdampak," kata Ge Karno kepada wartawan, Minggu 16 November 2025.

Bajo Talk Foundation kata dia selalu memberikan ruang bagi para pemuda dan selalu komitmen untuk membuka panggung yang lebih besar lagi.

"Bajo talk podcast akan membuka kegiatan-kegiatan yang pastinya akan berdampak dan berpengaruh kepada para pemuda. Kita ingin yang kita persembahkan malam hari ini akan berdampak pada diri sendiri, sekitar, keluarga dan buat negara. Dan tentunya juga kita menemukan hal-hal yang baru pada Yout Fest ini," ujarnya.

Ayuni Praise, Guru dan Ketua Sanggar Tate Kinda Art mengaku kali ini dirinya membawakan tarian Nusantara dan kostum yang digunakan juga bervariasi, kostum ini juga masih berkaitan dengan nuansa Nusantara.

Ia mengaku selalu mengambil bagian dalam pentas seni dan budaya, sejak Youth Fest 2023 lalu. Sebab menurutnya, Youth Fest ini menjadi wada yang baik bagi para pemuda di Manggarai Barat untuk berkreasi.

"Menurut saya itu cukup baik yaitu membuka panggung untuk anak-anak muda karena bagaimanapun mereka telah berlatih atau belajar kalau tidak ada panggung itukan percuma. Seniman membutuh panggung dan juga sebaliknya," ungkapnya.

Ia berharap agak kegiatan Youth Fest ini selalu digelar setiap tahun ke depannya. Sebab, selama ini orang yang pentas selalu berbeda-beda, ini juga membuka ruang kepada anak-anak lain lebih khusus yang masih belajar.

Pentas Seni dan Budaya pada Youth Cest 202t kata dia dapat membina talenta atau bakat yang dimiliki oleh anak-anak muda. Ia mengungkapkan, selama ini di Labuan Bajo ini banyak melakukan kegiatan serupa tetapi tidak semua orang juga memiliki kesempatan untuk pentas.

"Kalau kegiatan Yout Fest ini tidak membatasi anak-anak muda yang mau tampil sehingga membuka ruang yang sangat luas kepada para pemuda yang memiliki talenta, misalnya seni tari, musik dan sebagainya," pintanya.

Adapun kegiatan yang ditampilkan yaitu Ada dari MAN Manggarai Barat, Le Gori, Tarian Gema Nusantara yang dipentaskan oleh Sanggar Tate Kinda Art dan Kompetensi Keahlian Seni Pertunjukan SMKN 3 Komodo, Stad Up Komedi, Pentas Teater dari SMAN 1 Komodo, dan juga penampilan Rap dan dimeriahkan oleh Band Local.

Penulis: Isno Baco