Ruteng, Radarflores.com – Sebanyak 117 anggota baru organisasi pencak silat pendidikan Tunggal Hati Seminari (THS) dan Tunggal Hati Maria (THM) angkatan tahun 2025 resmi dilantik dalam sebuah upacara pelantikan yang berlangsung di Stadion Golo Dukal, Kelurahan Bangka Leda, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai.
Pelantikan ini merupakan bagian dari kegiatan pendadaran yang diselenggarakan oleh THS-THM Koordinator Wilayah (Korwil) Ruteng, bekerja sama dengan THS-THM Keuskupan Labuan Bajo. Pengukuhan 117 anggota baru tersebut dipimpin langsung oleh Moderator Pendidikan THS-THM Distrik Keuskupan Labuan Bajo, Romo Dominikus Risno Maden, dalam Perayaan Ekaristi Kudus.
Rangkaian kegiatan pendadaran berlangsung selama empat hari, dimulai sejak Minggu, 29 Juni hingga Rabu, 2 Juli 2025, dan mengusung tema: "Dengan Semangat Ekaristi Transformatif Kita Wujudkan Persaudaraan Sejati."
Para peserta berasal dari 6 Ranting dan 5 Unit Latihan Khusus (ULK) di wilayah Korwil Ruteng.
Romo Risno menjelaskan, kegiatan ini merupakan pendadaran kedua yang digelar di tahun 2025. Sebelumnya, pendadaran juga telah dilaksanakan di Korwil Borong, Kabupaten Manggarai Timur.
“Pendadaran ini adalah puncak dari proses pendampingan selama satu tahun bagi para calon anggota. Hari ini, sebanyak 117 peserta resmi menjadi anggota penuh THS-THM,” ungkap Romo Risno.
Namun demikian, Romo Risno menegaskan bahwa pelantikan ini bukan akhir dari proses pembentukan karakter para anggota, melainkan awal dari perjalanan mereka sebagai anggota THS-THM.
“Ini baru tahap awal. Mereka masih harus terus belajar dan berkembang agar mampu menjadi pribadi yang membawa perubahan, baik bagi diri sendiri maupun lingkungan sekitar,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan seluruh anggota untuk mengamalkan nilai-nilai dasar THS-THM dalam kehidupan sehari-hari.
“THS-THM adalah organisasi pencak silat pendidikan. Kita dibentuk dalam semangat kebajikan dan nilai-nilai luhur, yang harus tercermin dalam tindakan nyata,” tegasnya.
Lebih lanjut, Romo Risno mengajak para senior THS-THM untuk terus berperan aktif dalam kegiatan organisasi guna memperkuat solidaritas antaranggota.
“Belajarlah dari para senior yang setia mengikuti kegiatan. Tahun depan dan seterusnya, keikutsertaan para senior sangat dibutuhkan untuk membangun kebersamaan,” katanya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pendadaran, Bona Ongot, menyampaikan apresiasi atas suksesnya pelaksanaan kegiatan ini.
Ia berharap organisasi THS-THM di Distrik Keuskupan Ruteng dan Keuskupan Labuan Bajo terus melahirkan kader-kader tangguh yang siap mengabdi untuk bangsa dan Gereja.
“Sebagai garda terdepan bangsa dan Gereja, THS-THM harus mampu membentuk kader yang memiliki ketahanan jasmani dan rohani, serta bertanggung jawab dalam pembangunan,” kata Bona.
Hal ini, menurutnya, sejalan dengan semboyan organisasi, "Pro Patria et Ecclesia" yang berarti “Untuk Tanah Air dan Gereja.”
Penulis: Isno Baco